Sunday, 16 October 2016

Jalan-Jalan ke Bandung Edisi: Tour Sehari di Lembang

Saatnya nostalgia..... 

Tanggal 2 Mei 2016 kemarin, karena ingin meliburkan diri, maka diambilah cuti, lumayan cuti 3 hari dapat libur 9 hari. Pulang dari Ambon Hari Sabtu pagi tanggal 30 April 2016 ke Tasik. Tapi yaa tapi, libur kali ini tidak ada rencana mau kemana dan mau ngapain, jadi kebanyakan diam di rumah saja, kadang keluar rumah sebentar, balik lagi, sampai aku putuskan untuk pergi tour sehari di Bandung.

This entry was posted in

Thursday, 6 October 2016

Passion, pentingkah?

Pekerjaan yang paling nikmat adalah hobi yang di bayar.
Begitu kan sering kita dengar, memang sih, biasanya kita mengeluarkan uang untuk hobi, kalau hobi nya malah dibayar, wah luar biasa, siapa yang tidak mau seperti itu.
Tapi sayangnya, tidak semua orang bisa seperti itu, tidak sedikit, atau malah sebagian besar orang bekerja bukan di passion nya, alasannya macam-macam, ada yang karena passion nya butuh modal banyak, atau tidak diterima untuk bekerja di bidang yang passion nya, atau diterima di pekerjaan yang bukan passion nya tapi karena kebutuhan ekonomi jadi harus menjalani pekerjaan tersebut, dan lain-lain, rupa-rupa macamnya.

Beberapa orang malah mungkin tidak mengenali passion diri sendiri, mengalir begitu saja, tidak terlalu dikejar, dan baru terasa saat sudah tidak menjalaninya lagi, nah aku ini termasuk pada golongan "beberapa orang ini", ternyata kecintaan terhadap UMKM lah yang mengantar untuk menulis skripsi tentang UMKM, sadar ataupun tidak, saat  menulis skripsi, terasa tidak ada beban, menikmati setiap prosesnya, dan bangga akan hasil yang sudah dicapai. Ya, saat skripsi selesai, rasanya bangga sama diri sendiri, puas dan bahagia.

Tapi kecintaan pada UMKM ini kandas, berhenti sampai skripsi selesai, saat lolos TKD di Kemenkop UKM, dengan begitu aja gak ikut TKB nya karenaaaa, apa ya waktu itu, entahlah lupa, dan ya memang gak merasa kalau itulah dunia yang ingin dijalani di masa depan, dan yasudah pergilah dia begitu saja.

Tapi ya, jangan salah, tidak semua orang yang kerja di tmpat yang bukan passion dia itu tidak bisa sukses, ada yang rela bekerja di tempat lain dulu untuk mengumpulkan modal dan kemampuan serta pengalaman supaya bisa melakukan passion nya dikemudian hari dengan matang, istilahnya pekerjaan yang sekarang jadi batu loncatan saja. Ada juga yang tadinya pekerjaannya itu bukan passion dia malah jadi passion nya yang baru. 
Hal-hal seperti ini sangat mungkin terjadi, secara manusia berubah, manusia beradaptasi, manusia berusaha, dan manusia akan terus mencoba untuk menuju zona nyamannya, dan pasti jalannya pun beda-beda.

Jadi sodara-sodara, apapun yang sedang terjadi kepada kita sekarang, jalani saja, entah passion atau bukan, entah menyenangkan atau mengesalkan, entah membahagiakan atau menguji kesabaran, yakin saja, suatu saat Tuhan akan membalas semua yang terjadi, dan ingat, ada banyak orang di luar sana yang berharap untuk menjadi seperti kita yang sekarang.

Meskipun sekarang belum bisa bersentuhan langsung dengan UMKM, kadang sih ada pekerjaan yang ada UMKM UMKM nya, tapi mungkin suatu saat bisa berkontribusi lebih besar dan langsung ke UMKM, entah dari sektor mana nya, atau malah jadi pelaku UMKM nya nanti, atau malah tidak sama sekali bisa berkontribusi banyak pada UMKM, siapa yang tahu skenario indah Tuhan. Keep positif, berusaha, berdoa, dan tawakkal, and let God do the rest 
Semangaaaat......

Friday, 30 September 2016

Thursday, 22 September 2016

Tidying can Spark Joy?



Cerita ini berawal dari meja kerja yang diberesin bos, bukan punya aku saja sih, tapi punya orang satu ruangan. Ini bikin kita se-ruangan malu banget, secara Bos yg super sibuk nyempet-nyempetin beresin ruangan, gemes sama keberantakan di ruangan kami mungkin.
Akhirnya setelah saya amati hasil beres-beresnya Pak Bos, dari saat itu sadar, rapi means tidak banyak barang, sebenarnya meja aku tidak terlalu berantakan, tapi memang banyak barang di meja, jadi terlihat berantakan juga sih, jadi intinya simpan yang penting-penting saja, sisanya kasih ke orang lain yang membutuhkan atau apabila sudah tidak dibutuhkan orang lain dan tidak bisa dipakai lagi yaa buang.
Saya mulai organize barang-barang. Mana yang penting, mana yang dipakai setiap hari, mana yang harus terlihat terus, mana yang dipakai sewaktu-waktu, semua saya kelompokan.

1. Barang yang sering dipakai, saya simpan di laci kecil di atas meja, isinya kebanyakan alat tulis, obat-obatan, dan printilan-printilan kecil seperti jarum dan bros jilbab, name tag, dll, sekalian simpan disitu semua, lumayan space nya bisa terpakai.

image 
 
2. Yang sering dipakai tapi harganya lumayan, aku simpan di laci, seperti mouse, notes, minuman kemasan, pembersih kuman dll karena tahu sendiri di kantor itu seperti apa, kadang ilang jadi mesti pintar-pintar nyimpen, jadi saya simpan di laci agar pas pulang di kunci, kadang saya ga kunci juga aman-aman saja, yaa setidaknya tertutup lah, tidak mengundang orang untuk niat mengambil.

image

3. Barang-barang yang mesti terlihat tiap hari, seperti map surat tugas, map laporan, dan map yang lain, saya simpan di meja juga, jadi jika sewaktu-waktu tiba-tiba Bos menanyakan map-map itu, saya langsung bisa cepat ngeuh di mana dan langsung bisa mengambil.

image

4. Barang-barang yang jarang dipakai, tapi harus ada di kantor, aku simpan di lemari kecil di bawah laci. Jadi di sini saya simpan copy barang-barang yang suka tiba-tiba diperlukan.

image
Lalu karena saat jam istirahat suka keluar kantor, jadi saya simpan tas kecil di kantor, kan keluar menggunakan sepeda motor, jika membawa dompet ditenteng bahaya takut terjatuh atau apa, makanya mesti sedia tas, biar feel free saat naik motor. 


5. Barang-barang sentimental seperti foto, bros yang berharga, saya tempel-tempel di meja.
Kegiatan kelompokkelompokan ini juga saya praktekan di kamar, bahasnya kapan-kapan saja yaa tapi, nanti kepanjangan. 

Nah, judul tulisan ini adalah, tidying can sparks joy? Why???
Jadi pagi ini, seperti biasa saya surfing di youtube, nemu video nya tidying technic Mari Kondo dari Jepang, nama tehnik nya KonMari.
Beres-beres memang jadi problem untuk sekian banyak orang, dan ternyata tehnik itu sama dengan yang sudah aku praktekan, dan memang sadar ataupun tidak, beres-beres membuat lebih ringan ngejalanin hidup yang sudah berat ini (eaaaa).
Terasa sekali ketika sedang banyak yang harus dikerjakan, stress ini itu, dan harus mencari barang, pas melihat meja berantakan, pusing tambah pusing tambah stress. Naaah sedangkan jika meja kerja rapi, melihatnya saja sudah happy, beban berkurang, dan mencari apapun gampang, tidak perlu stress semakin stress, sebenarnya stress nya tetep sih, tapi yaa tidak bertambah stress.
Makanya ya mungkin juga, kenapa barang-barang pemberian orang itu bisa lebih awet dan dipakai terus, kerena barang-barang dari orang lebih spark joy, jadi sayang dan dipakai terus. Dibanding dengan barang yang aku beli sendiri suka cepat bosan, malas dipakai lagi, dan lain-lain, karena kadang aku beli barang juga karena terpaksa. Sama juga seperti barang yang aku beli offline lebih berharga daripada yang beli online, karena saat beli offline itu ada history nya, perjuangan nyari, pergi sama siapa, beli nya di mana, jadi ya barang yang dibeli itu bukan cuma sekedar barang yang dibeli, apalagi sebagai emak-emak saat beli dapat diskon itu pasti barang jadi spark joy banget karena sudah membuat merasa save uang lebih banyak, bisa mengalahkan harga penawaran si penjual, dan happy beli barang itu, jadi si barang bukan sekedar barang, tapi ada value nya tersendiri, so, it can spark joy...
Sekian, untuk yang mau tau tentang tidying tehnik bisa browsing atau lihat di youtube.
Semoga bisa tambah joy hidup kamu 😘😘😘

Ambon, 7 Agustus 2016
This entry was posted in

Ora Beach, Surga Tersembunyi Maluku

Ora Beach Eco Resort
Pantai Ora yang sering disebut-sebut sebagai surga tersembunyi di Maluku ini memang hits banget. Akupun sudah 2 kali ke sana, November 2015 dan Desember 2015. Pertama kali ke sana bersama Mba Chika, waktu itu kami sedang ada di Masohi (Ibu Kota Kabupaten Maluku Tengah), Hari Minggu ke Ora dari Masohi, berangkat setelah solat subuh, pulang sekitar jam 2 siang. Kedua kali kesana bersama keluarga, kami menginap semalam di Lisar Bahari di Sawai, karena Resort di Ora penuh.

Frequently Asked Question tentang Ora ini adalah:

 "Bagaimana Akses Menuju Ora?"

1. Jadi begini, Ora ini terletak di Desa Sawai Kabupaten Maluku Tengah, termasuk ke dalam Pulau Seram, jadi sudah beda pulau dengan Pulau Ambon (Ibu Kota Provinsi Maluku). Untuk teman-teman yang keberangkatannya dari pulau Jawa, tentu saja mesti naik pesawat dulu ke Ambon, harga tiket pesawat dari Jakarta ke Ambon kisaran 1juta sampai 2juta, high season bisa sampai 3jutaan. Sedangkan dari Surabaya bisa lebih murah tapi selisihnya tidak terlalu banyak juga.
2. Setelah sampai di Bandara Pattimura di Ambon, teman-teman bisa langsung naik taksi dari bandara menuju Pelabuhan Tulehu. Jangan bayangkan taksi di Ambon ini seperti taksi-taksi di Jakarta yaa, taksi di sini semacam mobil rentalan, mobil Inova atau Avanza biasanya, nanti di pintu kedatangan kita akan disambut oleh banyak supir taksi yang menawarkan jasa antar. 
Harga taksinya sendiri sekitar 200ribu sampai 300ribu rupiah. Untuk angkutan umum, mungkin ada ya, tapi jarang, jadi yasudahlah ya biar ringkes taksi saja. Sewa angkot bisa, tapi jangan harap harga sewa angkot di sini bisa lebih murah dari taksi, beberapa kali aku sewa angkot harga nya tidak jauh berbeda dengan rental mobil atau taksi, jadi saya sarankan untuk menggunakan taksi saja,
3. Sesampai di Tulehu, selanjutnya menyebrang ke Pulau Seram, Masohi, Maluku Tengah. Mesti diperhatikan juga jadwal kapal ini, satu hari kapal menyebrang hanya 2 kali, dari Ambon Jam 8 pagi dan jam 4 sore, sedangkan dari Masohi ke Ambon jam 8 pagi dan jam 2 siang. Harga tiket VIP 265ribu, harga tiket Ekonomi 125ribu. Durasi perjalanan dari Ambon ke Masohi sekitar 2 jam,
4. Sampai di Pelabuhan Amahai, dilanjutkan dengan perjalanan darat ke Negeri Saleman menggunakan taksi. Harga taksi bisa macam-macam tergantung nego, waktu itu aku dapat harga 600rb untuk sekali jalan, dan 900rb untuk perjalanan pulang pergi. Perjalanan dari Pelabuhan Amahai ke Negeri Saleman ini lumayan kelok-kelok, kanan kiri tebing, kadang kanan kiri hutan dan jurang, ditambah jembatan yang kurang proper, jalanan berlubang dan jalan yang belum diaspal juga ada, mesti banyak bersabar dan banyak berdoa. Perjalanan ini ditempuh sekitar 3 jam. Jangan lupa untuk minta nomor taksi nya agar bisa dijemput saat pulang nanti, sebenarnya di penginapan juga biasanya menawarkan jasa taksi juga, tapi ya untuk jaga-jaga saja.
5. Perjalanan belum usai, sesampainya di Negeri Saleman, kita mesti nyebrang kembali untuk sampai ke Ora, kali ini naik kapal speed, dari sini pemandangan Ora sudah terlihat, perjalanan hanya sekitar 10 menit daaaan, this is it, ORAAAA....

Gina dan Chika di Ora

"Menginap di Mana?"

Untuk teman-teman yang ingin menginap di Ora Beach Eco Resort, mesti booking jauh-jauh hari, karena jumlah penginapannya yang terbatas, harga penginapannya untuk kamar di atas laut seperti yang dibelakang saya itu (di foto tadi) satu malam 700rb/kamar, ditambah makan 250rb/orang. Untuk di darat 500rb/kamar ditambah makan 250rb/orang. Untuk pilihan kedua nya, ada peningapan "Lisar Bahari" nah kemarin saya dan sekeluarga menginap disana karena di Ora Beach Eco Resort full. Di Lisar Bahari, harga satu malam nya 300rb/orang sudah include makan 3 kali se-hari. Jarak dari Lisar Bahari ke Ora sekitar 15 menit menggunakan kapal speed. Harga penginapan ini adalah harga ketika aku ke sana, tidak menutup kemungkinan ada perubahan harga, jadi bisa kontak langsung ke resort nya untuk harga yang lebih up to date.

Lisar Bahari
Lisar Bahari
Lisar Bahari
Ora Beach Eco Resort
Ora Beach Eco Resort
Ora Beach Eco Resort
Kemana-Mana Naik Kapal

"Di Sana Ngapain Aja?"

Untuk berkeliling ke tempat lain di sekitar Ora, harus sewa speed, harga sewa nya 700rb/speed. Hal pertama yang bisa dilakukan disana pertama yaitu tentu saja 

Foto-Foto
Pose-Pose
Pose Lagi
Selfie...

Snorkling
Mba Chika Lagi Snorkling
Ngapung-Ngapung di Air
Melihat-Lihat Karang
  Jalan-Jalan ke Mata Air Belanda
Di sekitar Pantai Ora, ada sumber mata air tawar, dinamakan Mata Air Belanda
Menuju Mata Air Belanda
Mata Air Belanda
Main-Main ke Gua
Sebenernya di bawah tebing ini ada daratan, pasir gitu, kita mesti masuk. Tapi, karena waktu itu saya dan Mba Chika takut jadi ga masuk deh
Jalan Menuju Gua
Foto Sama Artis
Ya waktu itu lagi hoki banget, bisa ketemu MTMA yang lagi pada Shooting, sebenernya ada Densu sama Riomotret juga, tapi foto nya sama Nadine aja
Foto Sama Artis

Informasi tambahan
1. Sebenarnya ada rute lain untuk ke Masohi, yaitu lewat Pelabuhan Waipirit di Seram Bagian Barat, jadi nyebrang tidak melewati Pelabuhan Amahai. Jika nyebrang lewat Waipirit, bisa membawa kendaraan dari Ambon, karena kapal feri, tapi perlu tambahan waktu untuk antri memasukan kendaraan ke kapal, dan durasi perjalanan darat  lebih lama meskipun durasi perjalanan laut nya lebih singkat.
2. Persiapkan fisik, mental, makanan, alat mandi, dan peralatan snorkling sendiri, karena disana mahal, sewa lagi, dan alatnya juga yaaa begitu lah.
3. Bawa power bank dan sambungan colokan listrik, listrik disana mati di siang hari, dan genset baru menyala malam hari.
4. Bawa uang cash

Sekian cerita kali ini, terima kasih sudah membaca.





Wednesday, 21 September 2016

Wednesday, 14 September 2016

Cerita Ng-CPNS 2013

Prolog:
Tulisan ini sebenernya notes fb yang sudah saya tulis sejak Agustus 2014 tapi saya edit sedikit untuk di posting disini, dan berhubung sekarang banyak teman yang bertanya masalah CPNS tapi tidak berteman dengan saya di fb, jadi saya share di sini, biar bisa diakses dan mendapatkan informasi (yang saya alami dan ketahui) secara lengkap. Karena kadang, jika saya jawab via chat suka ada yang lupa yang mana yang belum dikasih tahu ke teman-teman.
Disclaimer juga, ini saya tulis berdasarkan pengalaman yang saya alami di tahun 2013, jadi sangat mungkin ada banyak perubahan dalam rekrutmen CPNS tahun ini.
Jadi, selamat membaca, semoga bermanfaat.

-Start-


Assalamualaikum

Teman-teman apa kabar? Semoga sehat selalu ya. Sudah lama sekali ga ng-note di FB, dan kali ini pengen cerita ttg pengalaman ng-CPNS jalur umum 2013.
Kisah berawal dari keluarnya SKL (Surat Keterangan Lulus) di awal Bulan Juli 2013, artinya berstatus bukan mahasiswa lagi. Setelah lulus kuliah ini pun ngalamin yang namanya ga ngerti mau ngapain dan gimana setelah episode kuliah ini berakhir, yang mungkin dialami juga sama sebagian teman-teman.

Sempat menganggur dalam arti beneran ga ngapa-ngapain, cuma diem aja di rumah, sampai akhir Bulan Agustus (kalo ga salah) balik lagi ke kosan karena udah bosen banget di rumah. Nah, sambil nunggu wisuda di Bulan September, sempet ikutan tes PCPM BI, juga ikut job fair tapi ga pernah dateng interview sama tes lanjutannya, ya tapi senang aja bisa pergi-pergi sm teman-teman, daripada diem aja di rumah.
Tidak lama kemudian, ternyata mulai di buka pendaftaran CPNS di banyak lembaga (lupa ada berapa yg buka pokonya banyaaak bangeeeet) dan ngirim-ngirim lah ke 12 lembaga dan pada akhirnya daftar-daftaran pun beres di akhir Bulan September.

Kenapa ga daftar dari Tasik aja?

Ya karena memang akses di Tasik tidak semudah di Bogor, banyak teman, dan karena waktu itu masukin lamaran di 12 lembaga yang persyaratannya macem-macem dan lumayan ribet, jadi kalo ada kurang-kurang dan berkaitan sama kampus, kan jadi gampang, tinggal ke kampus aja.
Oya 12 instansi yang aku lamar ini ada beberapa yg cukup daftar via online, jadi cukup upload scan dokumen yg diminta, tapi ada beberapa yang minta berkasnya di kirim. Memang agak gimana gitu untuk daftar ke lembaga yang kirim-kirim berkas, ya karena rempong harus ini itu, terus harus dikirim via pos pake paket kilat yang biaya kirim nya juga lumayan, namanya juga pengangguran, seret hha tapi yaudah lah yah, berkorban karena memang worth it.

Kenapa bisa daftar di lebih dari 1 lembaga?

Nah ini dia keuntungan di rekrutmen CPNS taun 2013 ini, karena sistem TKD (Tes Kompetensi Dasar) menggunakan CAT (Computer Assisted Test) yaitu tes yang menggunakan komputer dengan soal yang di acak per orangnya. Jadi dalam 1 ruangan, kecil sekali kemungkinan ada beberapa peserta yang mendapatkan soal yang sama, sehingga meminimalisir kecurangan bocornya soal dan contek mencontek. Selain itu, skor yang kita dapat pada tes tersebut dapat dilihat langsung setelah tes selesai, hasil perengkingan di tiap ruangan pun (beserta nilai peserta lain) dapat langsung diketahui setelah keluar ruangan tes (ada yg ditempel di pengumuman, atau ditampilkan di layar) canggih kan yah.
Nah, berdasarkan analisis saya (CMIIW), karena sumber daya yg dimiliki untuk menggunakan CAT ini masih terbatas, baik itu admin, unit komputer/leptop dsb, jadi tes CPNS tidak dapat diselenggarakan secara serentak seperti tes menggunakan LJK (Lembar Jawaban Komputer), sehingga ada beberapa lembaga yang TKD nya di BKN jadi ganti-gantian gitu, tapi ada juga sih yang di kantor masing-masing, dan berkat itu, jadi bisa daftar banyak.
Namun, untuk beberapa lembaga seperti beberapa Pemda dan Kemendikbud memang masih menggunakan LJK untuk tes CPNS nya.

Untuk tahapan tes ada 3 ya
1. Seleksi berkas
2. TKD
3. TKB

1. Seleksi berkas

Udah jelas lah yaaa, tinggal isi-isi, upload-upload, dan kirim-kirim. Jangan lupa harus detail, misal yg tanda tangan legalisir ijazah itu harus rektor/dekan/wakil dekan bidang akademik, berarti legalisir ijazah yg ditandatangani wakil rektor bidang administrasi tidak dapat digunakan untuk daftar, pokonya hal-hal seperti ini hrus diperhatikan banget.
Selain itu, harus diperhatikan juga detail-detail sekecil apapun, misal, foto, materai, amplop, warna map dsb jangan sampai ga masuk gara-gara hal yang sebenarnya bisa kita minimalisir banget kesalahannya.
Secara umum, berkas yang diminta yaitu, ijazah, transkrip, kartu kuning, SKCK, surat sehat, lamaran, dll.
Dari 12 yg dikirim, lolos seleksi berkas di 8 lembaga, nanti disebutin satu-satu, tapi yang ga lolos nya udah lupa (baca: dilupain). Nah, karena lolos seleksi berkas di 8 lembaga ini, jadi sempat merasakan kekhawatiran apabila nanti masuk di beberapa lembaga (optimis ceritanya), takut ada pinalti karena daftar banyak dsb. Tapi yang dipikirkan saat itu, “kalo keterima di banyak lembaga mah gampang tinggal milih, yang susah mah kalo ga keterima di semua lembaga, itu baru pusing.” Jadi yasudahlah dijalanin aja dulu.

2. TKD

Tadi udah disinggung dikit, yaitu menggunakan CAT. Ada 100 soal, 35 TWK (Tes Wawasan Kebangsaan), 30 TIU (Tes Intelegensi Umum) dan 35 soal TKP (Tes Karakter Pribadi) dikerjakan dalam 90 menit. Untuk penilaian TWK dan TIU, jawaban benar +5, salah/tidak diisi 0. Untuk TKP ada nilai di masing-masing pilihannya antara 1-5. Jadi nilai maksimalnya 500 dan minimal 35.
Soal TWK sendiri meliputi sejarah Indonesia, mulai dari manusia purba, jaman penjajahan, kemerdekaan, sampai Pancasila, tata negara, UUD 45 dan UU.
Tips: Baca-baca dan apalin sejarah dan Undang Undang Dasar.
Sedangkn soal TIU itu macam sinonim antonim gitu, trus kaya soal psikotes yang perbandingan kata, Bahasa Indonesia, matematika, dan pernah dapet soal fisika -_______-
Tips: Buka-buka lagi buku-buku pelajaran masa lalu, akupun belajar dari buku-buku De Gita XD
Untuk TKP soalnya menanyakan mengenai kepribadian kita
Tips: Pilih aja jawaban yang baik-baik, maksudnya pilih yang sesuai kepribadian kita (kayaknya XD)
Catatan: TKD di semua lembaga sama, baik tipe soal, waktu, maupun penilaian, kecuali TKD yang menggunakan LJK seperti Kemendikbud.
Untuk passing grade TKD menggunakan CAT adalah sbb:
TWK nilai minimalnya 70, TIU 75, dan TKP 105,
Untuk TKD menggunakan LJK jumlah soalnya ada 120 dikerjakan dalam waktu 120 menit, rincian jumlah soal dan passing grade nya yaitu TWK 40 soal dengan nilai minimal 64, TIU 35 soal dengan nilai minimal 70, TKP 45 soal dengan nilai minimal 108
Dari 8 yg lolos berkas, aku cuma ikut TKD di 7 lembaga, di KKP (Kementrian Kelautan dan Perikanan) ga ikut karena alasan tertentu, dan dari 7 TKD yg diikutin Alhamdulillah semuanya lolos ke TKB.

3. TKB

Di tiap lembaga beda2, sepenuhnya diserahkan kepada lembaga yang merekrut CPNS, berikut pengalaman mengikuti TKB di beberapa lembaga:

A. Kemenkeu (Kementrian Keuangan)
Sepengetahuan aku, di Kemenkeu ini termasuk lembaga yang TKB nya banyaaaaak. Pertama psikotes, terus tes kesehatan, tes kebugaran, dan wawancara user (kalo ga salah berarti bener hhe)
Karena cuma lolos sampe psikotes, jadi cuma bisa cerita agak detail yang tes psikotes aja. Waktu itu psikotesnya barengan se-Indonesia, karena rekrutmen ada juga yg di luar Jakarta. Psikotes ini mengharuskan peserta mengisi 10 lembar LJK yang 1 LJK nya aja ada yg soalnya ratusan, terus hitung koran, gambar-gambar, dan isian-isian esay lainnya. Alhasil waktu itu dari jam 8 sampe jam 4 stay di STAN buat tes ini.

Lalu setelah psikotes, kata temen aku sih ya, tes kesehatan. Tes kesehatan ini ga seketat kaya medical check up di bank atau BUMN, tes kesehatan di sini tensi darah sama pemeriksaan dini lainnya kaya kita diperiksa di Puskesmas gitu deh (katanya, soalnya ga ngalamin). Lanjut tes kebugaran, lari selama 12 menit, dan terakhir diwawancara sama pegawai/pejabat Kemenkeunya langsung.

B. BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan)
TKB nya di Rawamangun, diawali dengan psikotes, tidak sebanyak Kemenkeu, tapi modelnya masih sama, ngisi-ngisi, ngitung-ngitung, gambar-gambar. Kalau tidak salah, dari jam 8 sampe sebelum duhur juga sudah selesai. TKB selanjutnya wawancara psikolog, yang ditanya tentang kepribadian kita, komitmen, pengendalian emosi, pengalaman, ya wawancara psikolog pada umumnya. Durasi wawancaranya harusnya 40 menit, tapi waktu itu aku 20 menit sudah udah selesai.

C. BPPT (Badan Penelitian dan Pengembangan Teknologi)
TKB pertamanya di BPPT Kemenristek Thamrin Jakarta, tes nya psikotes gambar-gambar, lalu TKB selanjutnya di Puspitek Serpong Tangerang, tes nya tertulis, jawab pertanyaan-pertanyaan tentang kepribadian, waktunya sekitar 40 menit, apa nama psikotesnya yah, lupa. Pokoknya ada soal di layar, lalu harus dijawab spontan dan cepat, karena ganti soalnya juga cepat.
Tes selanjutnya masih di Serpong, wawancara user, waktu itu langsung diwawancara oleh 5 pejabat BPPT nya, di sini ditanya ekonomi-ekonomi, skripsi, komitmen, dan pengalaman. Meskipun yang mewawancarai ada 5 orang, tapi asik, bapak-bapaknya juga baik-baik dan malah ketawa-ketawa (maksudnya ngetawain aku gara-gara jawaban akunya aneh-aneh hahaha).

D. Kemdikbud (Kementrian Pendididikan dan Kebudayaan)
TKB Kemdikbud ini pakai LJK lagi, tempat tes nya waktu itu di P4TK IPA Bandung karena memang milih penempatan disitu, dan karena waktu itu formasinya untuk ilmu ekonomi dan akuntansi, jadi pertanyaan TKB nya cenderung tentang ekonomi secara umum, soal-soal makro mikro dan manajemen yang keluar, tapi malah akuntansi tidak ada sama sekali, lumayan lah dapet keuntungan kan jadinya, seenggaknya waktu secara masih freshgraduate, jadi meskipun ga belajar masih ada pengetahuan makro mikro yang masih nyangkut.

E. Kemenparekraf (Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)
TKB di Kemenparekraf ini saingannya sedikit, jika di lembaga lain formasi 1 atau 2 orang bisa direbutin sama belasan bahkan puluhan orang karena siapapun dan berapapun jumlah nilainya asal bisa lolos ambang batas passing grade TKD, maka bisa ikut TKB, akan tetapi di Kemenparekraf ini menggunakan sistem kuota, dengan perbandingannya 1:3, artinya jika formasinya 1, berarti yg ikut TKB nya ada 3 orang, pemilihan 3 orang ini berdasarkan pada 3 teratas rengking nilai TKD peserta yang melamar di formasi tsb. Bukan di Kemenparekraf saja, ada juga lembaga lain yang menggunakan sistem kuota seperti ini, tp dimana-dimana nya mah ga apal, maaf yah.

Untuk TKB nya sendiri menggunakan teknik wawancara yang dilakukan oleh 3 pewawancara, yaitu: psikolog, peneliti dari Kemenparekraf, dan pejabat sebagai user (calon atasan).
Untuk wawancara psikolog mah yaa begitu lah, ditanya kekurangan kelebihan, komitmen.Wawancara selesai dalam waktu tidak lebih dari 10 menit. Next, diwawancara oleh Bapak peneliti di Kemenparekraf, secara bapak ini peneliti ya ditanya tentang wawasan ekonomi, pariwisata, cara berpikir yang sistematis, dsb. Durasi wawancara kurang lebih 30 menit. Untuk Bapak yang terakhir ini, yg mewawancara Bapak Irjen (inspektorat jendral) langsung, karena memang posisi yang dilamar waktu itu di Inspektorat, daaaan karena memang pekerjaan di Inspektorat itu mengaudit dan erat kaitannya dengan akuntansi maka ditanya-tanya lah tentang akuntansi yg cuma belajar 3 SKS di semester 3, itu juga udah lupa dan ga belajar dulu sebelum diwawancara, saya tidak tahu akan ditanya-tanya tentang akuntansi. Yaaa tapi ada lah jawaban yg benar sedikit-sedikit tapi kebanyakan yang tidak bisa nya sih. Lalu diuji cara berpikir sistemasis, ditanya tentang Kemenparekrafnya juga. Ini pengalaman wawancara yg paling melelahkan, karena dalam waktu 2 hari menunggu giliran wawancara, saya kebagian hari kedua jam 8 malem di Gedung Sapta Pesona yang dekat Monas itu pun. Saya aja cape, apalagi panitianya, acung jempol banget. Karena semuanya harus diwawancara dan harus selesai terakhir hari itu juga jadi udah malem pun lanjuut terus, setelah saya saja masih ada sekitar 5 orang lagi loh itu. Nah, karena formasi yg aku pilih cuma untuk 1 orang saja, jadi peserta TKB nya hanya 3 orang, bukan berarti Bapak user hanya mewawancara 3 orang ini sampai larut malam gitu, tapi ada juga formasi lain yang harus diwawancara oleh Bapak juga karena ya memang melamarnya formasi di Inspektorat, intinya yang diwawancara banyak dan 1 orang nya lama. Ada yg 1 jam, 1.5 jam, ada pula yg 2 jam. Keren lah Bapak yg satu ini. Salut

Nah sisanya, Kemen PU (Pekerjaan Umum) dan Kemenkop UKM (Kementrian Koperasi dan UKM) ga ikut TKB nya karena satu dan lain hal. Lumayan bisa ngurangin saingan orang lain hhe
Alhasil, dari ke 5 TKB tsb, yang tidak lolos, yaitu Kemenkeu dan BPPT.
Alhamdulillah lolos yang di BPKP, Kemenparekraf, dan Kemdikbud.

Paling sedih pas harus tanda tangan surat pengunduran diri, Alhamdulillah banget Allah ngasih kepercayaan anak bau kencur baru lulus dan ga ngerti apa-apa tentang dunia kerja ini buat lolos di 3 lembaga, dan ya gitu, life is all about choices.

Dan pada akhirnya,

Sekarang saya sudah memantapkan hati pada BPKP, meskipun tidak familiar banget sama lembaga ini, tapi lembaga ini beda loh sama BPK apalagi KPK (karena tetangga ada yang dengernya saya sekarang kerja di KPK -____-) , tapi semoga bisa berkembang dan berkontribusi dengan baik dan benar disini.
Nah, masalah double kelulusan, ternyata begini, sebelum kita melakukan pemberkasan, it's oke kalau kita mau mengundurkan diri, karena panitianya sendiri sudah antisipasi siapin peserta cadangan buat gantiin, jadi sama panitianya itu diminta membuat surat pengunduran diri di tanda tangan diatas materai 6000. Artinya kita ga usah bayar pinalti yg berpuluh-puluh juta itu selama kita belum pemberkasan di lembaga itu. Nah, beda cerita kalo sudah pemberkasan, ya karena sudah tanda tangan kontrak, dan harus take konsekuensinya, yaitu bayar denda, kalau mau mengundurkan diri ya bayarlah, meskipun itu ijazah baru nginep 1 hari di kantor tsb, tetap harus bayar denda, dan nanti uangnya masuk ke kas negara.

Ada lagi ceritanya temen di kantor yg diterima di Pemda DKI juga. Nah, dia pengen ambil yang Pemda DKI, karena pemberkasan di BPKP sudah lama (1 bulan yang lalu) otomatis berkas sudah di BKN dan sedang diproses NIP nya, yang artinya dia kalaupun ambil ijazah yang sudah di BKN, dan melakukan pemberkasan di Pemda DKI, ada konsekuensi terburuk double NIP dan malah digugurkan. Akhirnya dia tidak jadi ambil Pemda DKI.
Artinya adalah, pengunduran diri dengan berkas yg sudah diserahkan ke kantor masih bisa dilakukan selama berkas belum diproses oleh BKN, kalau sudah diproses BKN mah ya mau gimana lagi. Hhuhu CMIIW yaaa teman-teman.

Sekian cerita perjalanan dan sharing pengalaman ng-CPNS 2013. Saya yakin masih banyak teman-teman lain yang perjuangannya lebih banyak dan berat dari saya, untuk yang sudah masuk Alhamdulillah, untuk yang belum terus berusaha dan berdoa ya, sampai pada waktunya nanti tercapai cita-cita.
Semoga tulisan panjang yang tidak sistematis dan berbahasa aneh ini bermanfaat untuk teman-teman yang mau daftar CPNS yang akan datang, katanya April atau Juli 2014 yah? (CMIIW) sepertinya akan ada banyak perbaikan dalam sistem rekrutmen CPNS yang akan datang, sehingga berimbas pada perubahan aturan dan berbeda dengan aturan di 2013, jadi nanti kita sharing2 aja ya, kalau ada yang mau ditanyain silahkan komen, kalau aku tau nanti dijawab.
Sekian, mohon maaf kalau ada salah-salah kata.

Wassalam…
Gina ^^

Wednesday, 7 September 2016

Tak Perlu Khawatir akan Rezeki

“Tenang aja, rezeki pasti udah diatur dan ga akan ketuker”

Sering denger orang bilang kaya gitu? yaa emang rezeki ga akan ketuker, semua ada porsinya sendiri. Orang yang penghasilannya banyak pasti pengeluarannya juga banyak, karena ngerasa gak cukup kalo cuma baru konsumsi dikit, beda lagi sama orang yang pendapatan nya pas, pasti dengan apa yang dia dapatkan dan konsumsi seadanya, bakalan ngerasa cukup banget dan dicukup-cukupin dan yaudah jangan nyari yang gak ada.

Penghasilan banyak juga ga mesti nikmat semua, malah jadi ujian, bisa ga kita pake buat hal-hal yang baik, dan bermanfaat, sedekahnya, zakatnya, PR lagi buat diitung dan dikeluarin, beda lagi sama orang yang penghasilnnya ga nyampe nisab zakat, yaa dikeluarin buat kebutuhannya aja, ga mesti nginget-nginget ngeluarin zakat penghasilan lagi.

Yang paling penting, segimanapun kita punya penghasilan, besar ataupun kecil, tetap jiwa kita harus kaya. penghasilan dikit, tapi dermawan, itulah yang bikin mental kaya ada di diri kita. Karena merasa cukup sama kebutuhan sendiri, dan bisa melihat masih banyak orang yang harus dibantu, itulah yang bikin diri kita kaya, apalagi Allah udah janjiin kalo sedekah digantinya bakalan beratus-ratus kali lipat.
Jangan iri juga ngeliat orang lain yang dapet lebih banyak dari kita karena belum tentu harta banyak yang mereka dapet bisa nganterin mereka buat berbuat kebaikan, pendapatan ga perlu banyak yang penting pas. Pas butuh ada, pas ga ada bisa adaptasi sama ke-ga-ada-an itu. Itulah, kenapa manusia ini mahluk sempurna, seharusnya bisa adaptasi dengan semua keadaan yang terjadi.

Paling penting lagi adalah bersyukur, bersyukur menghindarkan diri dari iri dengki, merasa cukup atas semua yang dimiliki membuat hati lebih tentram dan bahagia. Seberapapun harta yang dimiliki, yang penting halal, barokah, bermanfaat, dan bisa nganterin ke surga.

Tulisan ini buat pengingat diri sendiri, karena Allah itu Maha Adil, ga salah dan ga akan pernah salah, tinggal diri sendiri yang mau apa engga buat berusaha dan tawakkal sama semua yg terjadi setelah usaha terbaik dilakukan.
Sekian
This entry was posted in

Monday, 5 September 2016

Weekend di Pantai Liang

Let me start to post from the newest picnic. It held about one week ago. Karena weekend ini gak kemana-mana.
Kali itu, aku pergi sama teman-teman mess. Ide piknik niat banget ini tercetus saat kita makan malam bareng.
Berangkatlah kami dari mess sekitar jam 7 pagi, dan nyampe sekitar jam 8. Gak jauh sih Pantai Liang ini dari pusat Kota Ambon. Selain dekat, pantai ini juga bagus banget deh, air nya jernih, dan tidak terlalu ramai.


Pantai Liang

Sebenernya Pantai Liang yang dikenal orang itu bukan spot yang ini, ada lagi sebelum ini, tapi karena waktu itu pas ke liang lagi ada kemah santri gitu, jadi kita ga bisa masuk, jadilah nyari spot lain, dan ketemu. Spot ini lebih sepi karena sepertinya belum banyak orang tahu, dan enaknya ada jembatan ke tengah itu, jadi bisa santai-santai di sana.

Santai Kaya Di Pantai


Untuk yang mau main pasir, di sini memang garis pantainya tidak teralu luas, dan banyak karang di pinggir, jadi mesti hati-hati

Add caption


Di pinggir pantai juga, kita bisa main sama umang-umang yang banyak bangeeet

Umang-umang


Meskipun di pinggir banyak karang, tapi di tengah itu pasir putih semua, aman buat yang mau berenang, dan airnya, ga usah ditanya lagi jernih banget. Selain itu, untuk yang mau berenang, harus perhatikan arus, tunggu sampai laut tenang, sehingga bisa mengurangi risiko terbawa arus. Tapi kalau sudah tenang, pantai ini pantas buat dapat sebutan "Giant Pool"

Swim-swim


Segitu dulu cerita kali ini

Giant Pool




This entry was posted in

Sunday, 4 September 2016

Introducing






Haloooo, akhirnya, setelah 2 hari bertapa di kamar, blog ini bisa launching hari ini.
Di sini bakalan jadi tempat sharing aku, cerita-cerita, posting-posting apalah suka-suka, yang pasti aku usahain bermanfaat, semoga beneran bermanfaat, visitors bisa dapet "sesuatu" dari sini.
Ini postingan pertama foto aku banget gapapa lah yaaa...
Enjoy my blog....