Thursday, 22 September 2016

Ora Beach, Surga Tersembunyi Maluku

Ora Beach Eco Resort
Pantai Ora yang sering disebut-sebut sebagai surga tersembunyi di Maluku ini memang hits banget. Akupun sudah 2 kali ke sana, November 2015 dan Desember 2015. Pertama kali ke sana bersama Mba Chika, waktu itu kami sedang ada di Masohi (Ibu Kota Kabupaten Maluku Tengah), Hari Minggu ke Ora dari Masohi, berangkat setelah solat subuh, pulang sekitar jam 2 siang. Kedua kali kesana bersama keluarga, kami menginap semalam di Lisar Bahari di Sawai, karena Resort di Ora penuh.

Frequently Asked Question tentang Ora ini adalah:

 "Bagaimana Akses Menuju Ora?"

1. Jadi begini, Ora ini terletak di Desa Sawai Kabupaten Maluku Tengah, termasuk ke dalam Pulau Seram, jadi sudah beda pulau dengan Pulau Ambon (Ibu Kota Provinsi Maluku). Untuk teman-teman yang keberangkatannya dari pulau Jawa, tentu saja mesti naik pesawat dulu ke Ambon, harga tiket pesawat dari Jakarta ke Ambon kisaran 1juta sampai 2juta, high season bisa sampai 3jutaan. Sedangkan dari Surabaya bisa lebih murah tapi selisihnya tidak terlalu banyak juga.
2. Setelah sampai di Bandara Pattimura di Ambon, teman-teman bisa langsung naik taksi dari bandara menuju Pelabuhan Tulehu. Jangan bayangkan taksi di Ambon ini seperti taksi-taksi di Jakarta yaa, taksi di sini semacam mobil rentalan, mobil Inova atau Avanza biasanya, nanti di pintu kedatangan kita akan disambut oleh banyak supir taksi yang menawarkan jasa antar. 
Harga taksinya sendiri sekitar 200ribu sampai 300ribu rupiah. Untuk angkutan umum, mungkin ada ya, tapi jarang, jadi yasudahlah ya biar ringkes taksi saja. Sewa angkot bisa, tapi jangan harap harga sewa angkot di sini bisa lebih murah dari taksi, beberapa kali aku sewa angkot harga nya tidak jauh berbeda dengan rental mobil atau taksi, jadi saya sarankan untuk menggunakan taksi saja,
3. Sesampai di Tulehu, selanjutnya menyebrang ke Pulau Seram, Masohi, Maluku Tengah. Mesti diperhatikan juga jadwal kapal ini, satu hari kapal menyebrang hanya 2 kali, dari Ambon Jam 8 pagi dan jam 4 sore, sedangkan dari Masohi ke Ambon jam 8 pagi dan jam 2 siang. Harga tiket VIP 265ribu, harga tiket Ekonomi 125ribu. Durasi perjalanan dari Ambon ke Masohi sekitar 2 jam,
4. Sampai di Pelabuhan Amahai, dilanjutkan dengan perjalanan darat ke Negeri Saleman menggunakan taksi. Harga taksi bisa macam-macam tergantung nego, waktu itu aku dapat harga 600rb untuk sekali jalan, dan 900rb untuk perjalanan pulang pergi. Perjalanan dari Pelabuhan Amahai ke Negeri Saleman ini lumayan kelok-kelok, kanan kiri tebing, kadang kanan kiri hutan dan jurang, ditambah jembatan yang kurang proper, jalanan berlubang dan jalan yang belum diaspal juga ada, mesti banyak bersabar dan banyak berdoa. Perjalanan ini ditempuh sekitar 3 jam. Jangan lupa untuk minta nomor taksi nya agar bisa dijemput saat pulang nanti, sebenarnya di penginapan juga biasanya menawarkan jasa taksi juga, tapi ya untuk jaga-jaga saja.
5. Perjalanan belum usai, sesampainya di Negeri Saleman, kita mesti nyebrang kembali untuk sampai ke Ora, kali ini naik kapal speed, dari sini pemandangan Ora sudah terlihat, perjalanan hanya sekitar 10 menit daaaan, this is it, ORAAAA....

Gina dan Chika di Ora

"Menginap di Mana?"

Untuk teman-teman yang ingin menginap di Ora Beach Eco Resort, mesti booking jauh-jauh hari, karena jumlah penginapannya yang terbatas, harga penginapannya untuk kamar di atas laut seperti yang dibelakang saya itu (di foto tadi) satu malam 700rb/kamar, ditambah makan 250rb/orang. Untuk di darat 500rb/kamar ditambah makan 250rb/orang. Untuk pilihan kedua nya, ada peningapan "Lisar Bahari" nah kemarin saya dan sekeluarga menginap disana karena di Ora Beach Eco Resort full. Di Lisar Bahari, harga satu malam nya 300rb/orang sudah include makan 3 kali se-hari. Jarak dari Lisar Bahari ke Ora sekitar 15 menit menggunakan kapal speed. Harga penginapan ini adalah harga ketika aku ke sana, tidak menutup kemungkinan ada perubahan harga, jadi bisa kontak langsung ke resort nya untuk harga yang lebih up to date.

Lisar Bahari
Lisar Bahari
Lisar Bahari
Ora Beach Eco Resort
Ora Beach Eco Resort
Ora Beach Eco Resort
Kemana-Mana Naik Kapal

"Di Sana Ngapain Aja?"

Untuk berkeliling ke tempat lain di sekitar Ora, harus sewa speed, harga sewa nya 700rb/speed. Hal pertama yang bisa dilakukan disana pertama yaitu tentu saja 

Foto-Foto
Pose-Pose
Pose Lagi
Selfie...

Snorkling
Mba Chika Lagi Snorkling
Ngapung-Ngapung di Air
Melihat-Lihat Karang
  Jalan-Jalan ke Mata Air Belanda
Di sekitar Pantai Ora, ada sumber mata air tawar, dinamakan Mata Air Belanda
Menuju Mata Air Belanda
Mata Air Belanda
Main-Main ke Gua
Sebenernya di bawah tebing ini ada daratan, pasir gitu, kita mesti masuk. Tapi, karena waktu itu saya dan Mba Chika takut jadi ga masuk deh
Jalan Menuju Gua
Foto Sama Artis
Ya waktu itu lagi hoki banget, bisa ketemu MTMA yang lagi pada Shooting, sebenernya ada Densu sama Riomotret juga, tapi foto nya sama Nadine aja
Foto Sama Artis

Informasi tambahan
1. Sebenarnya ada rute lain untuk ke Masohi, yaitu lewat Pelabuhan Waipirit di Seram Bagian Barat, jadi nyebrang tidak melewati Pelabuhan Amahai. Jika nyebrang lewat Waipirit, bisa membawa kendaraan dari Ambon, karena kapal feri, tapi perlu tambahan waktu untuk antri memasukan kendaraan ke kapal, dan durasi perjalanan darat  lebih lama meskipun durasi perjalanan laut nya lebih singkat.
2. Persiapkan fisik, mental, makanan, alat mandi, dan peralatan snorkling sendiri, karena disana mahal, sewa lagi, dan alatnya juga yaaa begitu lah.
3. Bawa power bank dan sambungan colokan listrik, listrik disana mati di siang hari, dan genset baru menyala malam hari.
4. Bawa uang cash

Sekian cerita kali ini, terima kasih sudah membaca.





0 comments:

Post a Comment