Thursday, 6 October 2016

Passion, pentingkah?

Pekerjaan yang paling nikmat adalah hobi yang di bayar.
Begitu kan sering kita dengar, memang sih, biasanya kita mengeluarkan uang untuk hobi, kalau hobi nya malah dibayar, wah luar biasa, siapa yang tidak mau seperti itu.
Tapi sayangnya, tidak semua orang bisa seperti itu, tidak sedikit, atau malah sebagian besar orang bekerja bukan di passion nya, alasannya macam-macam, ada yang karena passion nya butuh modal banyak, atau tidak diterima untuk bekerja di bidang yang passion nya, atau diterima di pekerjaan yang bukan passion nya tapi karena kebutuhan ekonomi jadi harus menjalani pekerjaan tersebut, dan lain-lain, rupa-rupa macamnya.

Beberapa orang malah mungkin tidak mengenali passion diri sendiri, mengalir begitu saja, tidak terlalu dikejar, dan baru terasa saat sudah tidak menjalaninya lagi, nah aku ini termasuk pada golongan "beberapa orang ini", ternyata kecintaan terhadap UMKM lah yang mengantar untuk menulis skripsi tentang UMKM, sadar ataupun tidak, saat  menulis skripsi, terasa tidak ada beban, menikmati setiap prosesnya, dan bangga akan hasil yang sudah dicapai. Ya, saat skripsi selesai, rasanya bangga sama diri sendiri, puas dan bahagia.

Tapi kecintaan pada UMKM ini kandas, berhenti sampai skripsi selesai, saat lolos TKD di Kemenkop UKM, dengan begitu aja gak ikut TKB nya karenaaaa, apa ya waktu itu, entahlah lupa, dan ya memang gak merasa kalau itulah dunia yang ingin dijalani di masa depan, dan yasudah pergilah dia begitu saja.

Tapi ya, jangan salah, tidak semua orang yang kerja di tmpat yang bukan passion dia itu tidak bisa sukses, ada yang rela bekerja di tempat lain dulu untuk mengumpulkan modal dan kemampuan serta pengalaman supaya bisa melakukan passion nya dikemudian hari dengan matang, istilahnya pekerjaan yang sekarang jadi batu loncatan saja. Ada juga yang tadinya pekerjaannya itu bukan passion dia malah jadi passion nya yang baru. 
Hal-hal seperti ini sangat mungkin terjadi, secara manusia berubah, manusia beradaptasi, manusia berusaha, dan manusia akan terus mencoba untuk menuju zona nyamannya, dan pasti jalannya pun beda-beda.

Jadi sodara-sodara, apapun yang sedang terjadi kepada kita sekarang, jalani saja, entah passion atau bukan, entah menyenangkan atau mengesalkan, entah membahagiakan atau menguji kesabaran, yakin saja, suatu saat Tuhan akan membalas semua yang terjadi, dan ingat, ada banyak orang di luar sana yang berharap untuk menjadi seperti kita yang sekarang.

Meskipun sekarang belum bisa bersentuhan langsung dengan UMKM, kadang sih ada pekerjaan yang ada UMKM UMKM nya, tapi mungkin suatu saat bisa berkontribusi lebih besar dan langsung ke UMKM, entah dari sektor mana nya, atau malah jadi pelaku UMKM nya nanti, atau malah tidak sama sekali bisa berkontribusi banyak pada UMKM, siapa yang tahu skenario indah Tuhan. Keep positif, berusaha, berdoa, dan tawakkal, and let God do the rest 
Semangaaaat......

0 comments:

Post a Comment