Wednesday, 2 August 2017

Suatu Hari di Pulau Buru (Edisi Lintas Buru)



Bagi saya, every single trip is an adventure. Saya senang mengunjungi tempat baru, bertemu orang baru, dan menjadikannya memori yang akan saya simpan sepanjang hidup saya. Berhubung saya ditempatkan di tempat yang masih jarang ter-explore, jadi saya harus siapkan diri, mental, dan fisik untuk menghadapi situasi yang belum pernah saya alami sebelumnya, seperti semalaman di kapal laut, keterbatasan makanan, kesulitan air, listrik, sinyal dan lain sebagainya. Kali ini saya akan bercerita tentang perjalanan saya melewati Lintas Buru.
Sebelumnya, saya mau bahas sedikit tentang Pulau Buru. Jadi, Pulau Buru terletak di sebelah barat Pulau Ambon, lama perjalanan dari Pulau Ambon ke Pulau Buru sekitar 7 sampai 8 jam menggunakan kapal laut, jika sedang ada pesawat yang beroperasi, kita juga bisa ke Pulau Buru menggunakan pesawat dengan jarak tempuh sekitar 45 menit. Namun, ketersediaan armada pesawat ini harus kita pastikan dulu ke Bandara Pattimura Ambon. Saya sendiri beberapa kali tugas ke Pulau Buru dari Ambon lebih sering menggunakan transportasi kapal laut, pernah dua kali saja menggunakan pesawat.

Source: https://www.google.co.id/maps
Tiket Pesawat AirFast Ambon - Buru
Pesawat Perintis AirFast Ambon-Buru (Namlea) Kapasitas 12 Seat
ATR Trigana Air Ambon - Buru Selatan (Namlea) Kapasitas 48 Seat
Kapal Intim Teratai Ambon - Buru (Namlea)
Pernah Dapet Kamar Unyu-Unyu Kaya Gini di Kapal :D
Terdapat 2 Kabupaten yang berlokasi di Pulau ini, yaitu Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan, kedua kabupaten ini di hubungkan oleh jalan darat yang di-nama-i "Lintas Buru". Perjalanannya sekitar 3 sampai 4 jam menggunakan mobil, daaaan pemandangan di Lintas Buru ini luar biasa banget, serasa di negeri dongeng.

Source: https://www.google.co.id/maps

Sebenarnya saya sudah dua kali melewati Lintas Buru ini, namun saat pertama ke sana tidak sempat foto-foto karena harus segera sampai di pelabuhan Namlea untuk naik kapal malam. Jadi, foto-foto pemandangan ini saya ambil saat kali kedua saya ke sana. Waktu itu, ada penugasan yang mengharuskan cek fisik dari Kabupaten Buru Selatan ke Kabupaten Buru. Berangkatlah saya bersama Ketua Tim dan driver. Kita bisa minta carikan mobil yang melewati lintas buru ini ke staf hotel tempat menginap atau langsung ke pangkalannnya.

Jalanan yang dilewati Lintas Buru ini membelah bukit, kelak kelok, melewati sungai, dan berkabut. Udaranya sejuk, dan banyak orang suku pedalaman di sepanjang jalan yang berjalan kaki membawa kayu bakar. Mata saya tidak bisa berhenti menatap pemandangan yang belum pernah saya lihat sebelumnya ini.

Pecahan Batu
Berasa Deket Banget sama Awan
Pemandangan Laut dan Pulau Sebrang
Pak KT Andalan
Berhenti Buat Foto

Awan-Awan, Bukit-Bukit
Jalan Kelok-Kelok Membelah Bukit
Ketemu Air Terjun dan Jembatan yang Sedang Diperbaiki PU Setempat
Langit Biruuu
Epic!
Feel Free~~~
Once Upon a Time
Cheers
Mendaki Gunung Lewati Lembah
Langit Biru, Awan Putih
Epiiiic
Negeri Dongeng
Zoom In, ada Sungai, Jalan
That View!
Cotton Candy
Seneng Banget Bisa Kesini XD
Ada video juga yang pernah saya posting di Instagram,


Sekian sharing pemandangan Lintas Buru. Terima kasih sudah membaca. 

2 comments: