Tuesday, 12 September 2017

Kei Island, The Most Popular Hidden Paradise Indonesia / Pulau Kei, Surga Tersembunyi Paling Populer Indonesia


Bair
Kepulauan Kei (Kepulauan Kai) adalah salah satu pulau favorit saya di Maluku. Ada beberapa faktor yang membuat saya senang jika ke Kei, diantaranya karena akses ke sana mudah (sudah ada 2 maskapai penerbangan dari Bandara Pattimura di Ambon ke Bandara Karel Sadsuitubun di Langgur Maluku Tenggara, yaitu Wings Air dan Garuda Explorer, dengan jarak tempuh sekitar 1,5 jam), banyak pilihan hotel dan nyaman-nyaman, cari makan mudah dan enak-enak apalagi rajungan pedas manisnya duuuh, jugaaa tempat wisatanya yang baguuus-baguuus ("u" nya harus banyak yaaa saking bagusnya hhehe). Berkat keelokan wisatanya, tahun 2016 Kepulauan Kei meraih penghargaan Juara 1 Most Popular Hidden Paradise Indonesia Anugerah Pesona Indonesia 2016 dari Kementerian Pariwisata, kereeeen!

Source: https://www.google.com/maps
Kepulauan Kei sendiri terdiri dari banyak pulau (namanya juga kepulauan yaa), yang paling mudah dikenali ialah Pulau Kei Kecil karena menjadi pusat pemerintahan dari dua pemerintah daerah, yaitu Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, serta ada Pulau Kei Besar yang daratannya lebih besar daripada Pulau Kei Kecil. Selain daripada itu, ada juga pulau-pulau kecil lainnya, diantaranya Pulau Nai, Pulau Nuhukahai, dan lain sebagainya.
Source: https://www.google.com/maps
Pemandangan dari Pesawat

Pemandangan dari Pesawat

Tempat Wisata di Kepulauan Kei
Sudah pasti wisata alam di Kepulauan Kei ini juara banget, tapi selain wisata alam (bahari), ada juga wisata budaya, wisata sejarah, wisata religi, dan sebagainya. Nah, di sini saya mau cerita yang pernah saya kunjungi saja, karena belum semuanya juga pernah saya explore saking banyaknya hhehe.
Baiklah, kita mulai.....

1. Pantai Pasir Panjang (Ngurbloat)
Tempat wisata yang pertama dan paling utama di Kei, ialah "Pantai Pasir Panjang". Belum ke Kei kalau belum ke Pasir Panjang, selain karena jaraknya yang tidak jauh dari pusat kota yaitu sekitar 17 km, pantai ini juga menawarkan pengalaman wisata pantai yang luar biasa. Garis pantainya panjaaaang banget sekitar 3km, cocok untuk berenang karena ombaknya yang tidak terlalu besar, daaaan jangan sampai tertukar yaa pasirnya sama tepung, karena pasir pantai di sini halusnya banget-banget parah sih, saking halusnya sampai-sampai pantai ini dinobatkan sebagai pantai dengan pasir terhalus se-Asia, malah kalau kita browsing ada juga yang menyebutkan terhalus di dunia, kurang kece apa coba. Selain berenang dan main pasir, di sini kita juga bisa main voli pantai, main bola, makan pisang enbal khas Kei, minum kelapa muda, foto-foto, naik banana boat, nikmatin sunset, dsb. Aktivitas favorit saya sih kalau ke Pasir Panjang yaitu foto-foto, lari-lari ga jelas kesana-kemari, dan niup-niupin pasir. hahahaha
Ini dia foto-foto di pasir panjang koleksi saya sendiri.
Main Bola Suka-Suka
Pasir Halus
Main Pasir
Pisang Enbal dan Sambal Khas Kei. Enyaaaakkkk
Main Banana Boat
Berenang Sampai Sore
You Will Never Walk Alone
Main Pasir Sampai Sore
Pasir Sehalus Tepung
2. Pulau Bair 
Destinasi wisata hits lainnya di Kei ialah Pulau Bair. Sebagai orang yang tidak berada di Kei, Pulau ini baru saya ketahui (atau diperkenalkan sebagai destinasi wisata), pada tahun 2016 kemarin, dan booming saat Festival Meti Kei 2016. 
Pulau Bair ini sering disebut mini Raja Ampat, karena terdiri dari kumpulan gugusan karang menyerupai Pulau Raja Ampat. Airnya jernih, tenang, dan tidak terlalu dalam, dasarnya pasir putih khas Kei, terasa seperti big giant pool
Pulau ini tak berpenghuni, sehingga suasananya tenang, tak ada penjual makanan, ataupun fasilitas wisata apapun selain kumpulan karang nan indah dan gazebo atas air yang bisa digunakan suka-suka tanpa ada biaya sewa. Jadi kita bisa explore pulau ini sepuasnya, se-kreatif kita sendiri. Nah karena tak ada petugas kebersihan maupun tempat sampah di sini, jadi jangan buang sampah sembarangan yaa, apalagi corat-coret karang.
Dari Langgur (Ibu Kota Maluku Tengara) menuju ke Pulau Bair, kita terlebih dahulu harus menuju Pelabuhan Dulah di Kota Tual mengunakan jalan darat. Jarak tempuh dari Langgur ke Pelabuhan Dulah ini sekitar 30 km dengan durasi sekitar 30 menit, dekat lah ya.
Sampai di Pelabuhan Dulah, menuju Pulau Bair menggunakan Kapal Speed, jarak tempuh sekitar 45 menit melewati laut.
Pelabuhan Dullah
Pelabuhan Dullah
 And, This is it! PULAU BAIR~~~
The Front Liner

Pulau Bair
Bair
Gugusan Karanng, Pasir Putih, dan Air yang Jernih
Giant Pool
Pengen Nyebur
Jernih Banget Kaaaan
Gazebo-Gazebo
For your information, jika hendak ke Pulau Bair, disarankan untuk berangkat tidak terlalu pagi. Biasanya kalau di Ambon berangkat mantai itu kan pagi ya,  jam 7 sudah siap berangkat supaya tidak terlalu panas pas sampai kan. Nah, kalau ke Bair dan menginap di Langgur, tunggu jam 9 baru berangkat. Karena kalau kepagian air masih surut, jadi kapal tidak bisa masuk melewati gugusan karang ini, sedangkan jika berangkat jam 9 dan perjalanannya lancar, sampai Pulau Bair nya pas, pas sudah tidak surut dan belum terlalu pasang.
Hidden Paradise
Nah Kalo Surut Gabisa Melewati Bagian Ini

Akibat dari berangkat siang ini, untuk mba-mba rempong yang kulitnya tidak mau terbakar, jangan lupa bawa topi anti angin, jaket, kaos kaki, kacamata, dan baju tertutup. Karena harus menjalani 45 menit perjalanan di laut dengan kapal speed yang tak beratap padahal matahari sedang naik-naiknya, ditambah cipratan ombak kanan kiri, dan hembusan angin laut yang washwushwashwush (harus hati-hati ya terutama untuk mba-mba yang gampang masuk angin laut seperti saya hehehe). Nah jika sudah sampai di Pulau Bair, jangan lupa Island Tour, kelilingin dulu deh gugusan karangnya sebelum turun dari kapal.
Jangan Lupa Bawa Topi Yaa
That View <3

Dadah Pulau Bair
Over all, Pulau Bair ini menurut saya sih yaa bakalan jadi destinasi wisata yang kece di masa depan, kita doakan saja, semoga segera ada campur tangan orang-orang kece nan kreatif dan inovatif yang akan mengembangkan pariwisata di pulau ini. 

3. Goa Hawang
Goa Hawang ini berada di Desa Letvuan Kabupaten Maluku Tenggara. Jarak tempuh dari Langgur sekitar 15 km. Di sini kita bisa menyaksikan stalagtit dan stalagmit di dinding goa. Selain daripada itu, kita juga bisa berenang di kolam goa ini karena airnya yang super jernih dan menyejukan. 
Menurut informasi dari keitourism.com, air Goa Hawang berasal dari sungai bawah tanah yang terhubung langsung dengan Mata Air Evu (sumber mata air terbesar di kepulauan Kei). Objek wisata ini terdiri dari dua buah goa yang berjarak sekitar 15 meter yang dihubungkan oleh sungai bawah tanah. Kita bisa mengunjungi kedua goa tersebut dengan menyelam melewati sungai bawah tanahnya. Saya waktu ke sana tidak berenang, hanya foto-foto saja, dan merasakan airnya yang dingin, seger. Goa dengan kolam alami ini wajib jadi wishlist juga ketika ke Kei.
Selamat Datang di Lokasi Wisata Air Goa
Turun Dikit dari Tempat Parkir
Tangga Turun
Goa Hawang
Airnya Jernih dan Menyegarkan
Karcis Masuk Goa Hawang
Berenang Suka-Suka
4. Mata Air Evu
Mata Air Evu merupakan sumber mata air terbesar di Kepulauan Kei, saking besarnya, dibangunlah semacam kolam besar yang bisa digunakan warga atau wisatawan untuk berenang. Waktu tempuh dari Langgur menuju Mata Air Evu sekitar 30 menit. Selain berenang, di sana kita juga bisa jajan pisang enbal, dan banyak juga sajian seafood. 
Tugu Peringatan Masyarakat Adat
Kolam Mata Air Evu
Sungai Sumber Mata Air
Berenang Suka-Suka
5. Pantai Ohoililir
Kembali lagi ke pantai, jika kita menginginkan suasana yang lebih sepi (tidak seramai di Pantai Pasir Panjang), kita bisa berkunjung ke Pantai Ohoililir. Sebenarnya jaraknya tidak terlalu jauh dari Pantai Pasir Panjang dan pantainya pun mirip-mirip, jadi ketika kita ke Pantai Ohoililir, kita masih mendapat sambutan dari pasir sehalus tepung, garis pantai yang panjang, ombak yang bersahabat, dan sunset yang aduhai. Namun perbedaannya, di Pantai ini tidak seramai Pasir Panjang. Ini dia foto-foto koleksi saya...
Sepi
Perfect View Berasa Pantai Pribadi
Sama Dedek Chintya
Are We All Lost Stars? Try To Light Up The Dark
Untuk tempat wisata, itu saja yang pernah saya kunjungi, masih banyaaak tempat-tempat lain seperti Pantai Ngurtavur yang terkenal dengan "Surga di Ujung Samudera" dan Burung Pelikan, juga ada Pantai Ohoieuw dan Pantai Ohoidetawun. Kabarnya juga di Kei Besar itu banyak air terjun yang indah dan menakjubkan. Selain wisata alam, ada juga wisata budaya, ada Desa Adat Tanimbar, juga Budaya Suku Kei lainnya yang menarik untuk kita saksikan, seperti Tradisi Meti, Harmoni Budaya Banda Ely, dan Tarian Tabob.
Asyiknya ke Kei ini memang saat Festival Meti Kei yang diadakan pada Bulan Oktober. Pada saat festival ini, air laut surut, jadi kita bisa berjalan dari pulau ke pulau tanpa menggunakan kapal atau perahu, tapi cukup dengan berjalan kaki saja. Bagi yang berminat ke Kei saat Festival Meti Kei, siapkan segala kebutuhan akomodasi dan transportasi seperti tiket pesawat, hotel, dan lain sebagainya dari sekarang, jangan sampai kehabisan yaa, karena biasanya full booked. 
Gimana? tertarik untuk explore Kepulauan Kei, jika ada informasi lainnya yang diperlukan tentang Kei, silahkan komen aja yaa. Tks 
Please Take Nothing but Pictures. Please Leave Nothing but Footprints.

2 comments:

  1. kerennnn. sy baru tau maren pas temen cerita bis pulang dari p kei. penasaran cari di gugel. eh dpt tulisan ini. kerennn.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kapan-kapan kalau ada kesempatan cobain main ke sana :D

      Delete